Pasarwargacitraland.com - Lanjutan soal mencari dan memilih ruko/rukan untuk jualan makanan minuman di kawasan perumahan Citraland, Surabaya. Selain menghindari ruko yang berdekatan atau bersebelahan dengan toko bangunan, berikutnya yang juga harus anda hindari adalah ruko/rukan yang berdekatan atau bersebelahan dengan jasa pet grooming. Apalagi jika tempat jualan anda konsepnya terbuka. Mengapa demikian? Karena biasanya aroma pet grooming akan sangat menusuk dan berbau tidak sedap. Selain itu bulu-bulu halus binatang seperti kucing dan anjing bisa beterbangan ke mana-mana. Kalau demikian, siapa yang mau masuk ke restoran, depot atau warung makan kita?
![]() |
| Ilustrasi petshop merangkap pet grooming di sejumlah ruko rukan. |
Hindari Ruko Yang Berdekatan atau Bersebelahan Dengan Pet Grooming
Jika hanya sekadar petshop atau toko penjual kebutuhan sehari-hari hewan peliharaan rasanya masih oke. Tak ubahnya toko biasa atau minimarket. Namun biasanya petshop juga sering merangkap pet grooming bahkan pet hotel. Belum lagi jika di sana juga dijual aneka binatang peliharaan seperti anjing, kucing dan burung. Setiap hari akan membuang kotoran (pup) dan air kencing. Dengan demikian harap diperhatikan kembali sebelum memutuskan menyewa atau membeli unit ruko rukan tersebut. Disurvei dulu dengan baik. Jangan sampai begitu restoran sudah dibuka ternyata bisnis kuliner anda sepi pembeli. Memang sepi ramainya bisa banyak faktor tetapi minimal kita menghindari hal-hal seperti ini.
Jangan sampai nanti ribut dengan tetangga sebelah yang lebih dulu buka usaha pet grooming. Sangat tidak elok. Cuan saja belum diperoleh sudah ribut. Anda sendiri ngeyel karena sudah diperingatkan tetapi tetap memaksakan diri bisnis kuliner di sebelah bisnis pet grooming. Sekalipun tawaran harga sewa ruko sangat murah dan terjangkau tetapi jika sepi, buat apa? Pilih dan cari lokasi lainnya yang lebih bagus.
Lalu bagaimana jika restoran kita sudah jalan duluan lalu di sebelah kita mau buka pet grooming? Wah kalau ini tanyakan kepada pengelola atau developer deh. Kami kurang tahu kebijakan lokal masing-masing pengelola. Mestinya kalau pengelola paham hal-hal seperti ini harus ada kepastian kawasan ini cocok buat apa saja dan bisnis-bisnis apa saja yang diperbolehkan. Tidak bisa membiarkan sesama penghuni cakar-cakaran apalagi sampai mendatangkan pihak berwajib (polisi). Tetapi terkadang pengelola tahunya ruko mereka laris dan hal-hal ini mereka tidak pikirkan atau malah dibiarkan. Giliran nanti warga ribut baru kaget dan mulai kebingungan mencari solusi. Lama-lama ya sepi jika memang tujuan awalnya untuk kawasan kuliner tetapi di mana-mana ada pet grooming plus toko bangunan. Komplit dah!
Selanjutnya: Alasan Mengapa Ruko Yang Menghadap Arah Timur dan Barat Juga Kurang Bagus di Dalam Bisnis Kuliner.
